Jepang merupakan negara yang terkenal dengan budaya disiplin dan kerapihannya. Konsep paling dasar yang menjadi budaya kerja Jepang adalah 5S dan HoRenSo. Konsep 5S terdiri dari Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin). HoRenSo merupakan singkatan dari tiga konsep, yaitu Houkoku yang berarti melapor, Renraku yang berarti menginformasikan, dan Soudan berarti konsultasi. Orang Jepang selalu menerapkan budaya kerja 5S dan HoRenSo saat melakukan pekerjaan, sehingga tak heran Jepang memiliki banyak perusahaan Jepang yang sangat maju dan terkenal. Kemajuan ekonomi Jepang ini tidak terlepas dari penerapan budaya bisnis ini. Budaya HoRenSo dilakukan agar komunikasi dan informasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Di tengah persiapan para siswa memasuki dunia kerja, terutama di perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia atau bahkan di Jepang, terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah kurangnya pemahaman tentang budaya kerja Jepang yang sangat disiplin dan terstruktur. Perusahaan Jepang terkenal dengan budaya kerja yang menuntut ketepatan waktu, kerja tim yang solid, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Banyak siswa SMK yang belum terbiasa dengan etika kerja yang ketat ini, sehingga bisa menjadi tantangan ketika mereka harus beradaptasi dengan cara kerja yang sangat sistematis di dunia industri.
Oleh karena itu Program Studi Bahasa Jepang Universitas Widyatama mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan pelatihan konsep 5S dan HoRenSo kepada para siswa dengan tujuan untuk memberikan wawasan mengenai budaya kerja di Jepang agar siswa yang berangkat ke Jepang mengetahui budaya kerja di perusahaan Jepang, sehingga dapat menambah wawasan para siswa dalam berinteraksi saat bekerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2025 di SMK Negeri 1 Buahdua Jl. Raya Buahdua Km. 3 Dusun Sumber Desa Bojongloa Kecamatan Buahdua Sumedang, Jawa Barat. Pelatihan dihadiri oleh 104 siswa SMK Negeri 1 Buahdua. Materi disampaikan oleh empat dosen Program Studi Bahasa Jepang yaitu Dra. Uning Kuraesin, M.Pd., Raden Novitasari, S.S., M.Hum., Nurza Ariestafuri, S.S., M.,Hum., dan Hardianto Rahardjo, S.Pd., M.Pd., serta dibantu oleh tim mahasiswa yang terdiri dari empat orang. Hasil kuesioner menunjukkan para siswa sangat puas terhadap materi yang diberikan karena dapat dijadikan referensi saat bekerja di Jepang nanti. (*Raden Novitasari)




